PIRAI, BAGAIMANA TERJADINYA?!

Serba salah. Begitu perasaan korban penyakit ini. Bagian  jempol kaki dan tumit jadi nyeri seperti tertusuk. Awalnya rasa sakit itu seperti rasa yang ditimbulkan oleh keseleo dan sekaligus tersiram air dingin. Lama kelamaan akan bertambah parah dan sakit semakin terasa menyengat. Bila sudah begini korban akan merasa sangat tersiksa dan sensitive. Sebenarnya bagaimana penyakit yang sangat menyiksa bagi penderitanya ini dapat terjadi ?

Pirai adalah suatu penyakit yang menyerang sendi-sendi dan ginjal. Dalam bahasa sehari – hari pirai sering disebut juga dengan gout atau penyakit asam urat. Penyakit ini timbul karena terjadinya hiperurikemia ( kadar urat yang tinggi ) di dalam tubuh.

<!–[if gte vml 1]> <![endif]–><!–[if !vml]–><!–[endif]–>Pada manusia, urat merupakan senyawa hasil akhir pemecahan purin dan akan diekskresikan melalui urine. Proses pemecahan purin di dalam tubuh ( katabolisme purin ) di awali dengan pemecahan nukleotida purin ( diperoleh dari makanan maupun dalam tubuh ) menjadi nukleosida melalui hidrolisis oleh enzim nukleotidase. Kemudian nukleosida diputus secara fosforolitik menjadi basa bebas dan ribose 1- fosfat ( atau deoksiribosa ) yang dikatalisis oleh enzim nukleosida fosforilase. Ribose 1- fosfat mengalami isomerisasi oleh enzim fosforibomutase menjadi ribose 5-fosfat.

<!–[if gte vml 1]> <![endif]–><!–[if !vml]–><!–[endif]–>Selama proses katabolisme, AMP yang diperoleh dideaminasi menjadi IMP oleh adenilat deaminase. Gugus 5’-fosfat dikeluarkan secara hidrolisis dan ikatan glikosidik diputus oleh Pi ( fosfat anorganik ) untuk menghasilkan hipoxantin. Enzim xantin oksidase kemudian mengoksidasi hipoxantin menjadi xantin dan selanjutnya menjadi asam urat.

Pada pH netral, asam urat lebih sering berupa natrium urat. Natrium urat merupakan senyawa yang lebih mudah larut dibandingkan asam urat. Kelarutan senyawa ini sekitar 7 mg/dL ( 7 mg per 100 mL ) pada suhu 370C. Banyak mengkonsumsi air putih akan mempermudah senyawa ini larut. Sehingga proses eksresi senyawa ini tidak terganggu.

 Pada orang yang mengalami hiperurikemia, natrium urat dalam tubuhnya akan berlebih. Kelebihan natrium urat ini tidak larut dan terbuang melainkan mengendap dan ditimbun dalam bentuk kristal di persendian dan ginjal. Kristal – kristal natrium urat ini berbentuk seperti jarum. Adanya penimbunan kristal-kristal ini di dalam sendi akan menusuk-nusuk permukaan sendi dan menyebabkan rasa sakit yang hebat. Rasa inilah yang sering dikeluhkan oleh penderita penyakit ini.

Pada pengidap penyakit ini, bila sendi bergerak maka kristal – kristal yang tertimbun di sendi akan saling bergesekan sehingga menimbulkan rasa nyeri. Demikian juga jika kristal menumpuk dan tertimbun di pembuluh kapiler darah. Saat melakukan aktivitas, ia akan tertekan ke dinding pembuluh darah kapiler dan ujung kristal yang runcing menusuk-nusuk dindingnya.

Penumpukan kristal natrium urat yang kronis pada persendian akan menyebabkan cairan getah bening yang berfungsi sebagai pelumas ( lubricant ) kehilangan fungsi. Sehingga, persendian tidak dapat digerakkan.

Advertisements

3 Responses

  1. Semmi, csak gondoltam írok ide valamit, üdv Magyarországról

  2. ki mer bevenni ilyen szarokat? 😀

  3. Üdv Magyarországról! 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: